PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU

Library Automation System

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Pengunjung
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Telepon

Text

Telepon

Siregar, Sori - Nama Orang;

Telepon berisi serangkaian telepon iseng seorang pegawai toko buku Jakarta yang gelisah dan punya rasa keadilan yang terlalu tinggi, dan konsekuensinya.

Pegawai toko buku itu bernama Daud, seorang pelamun dua puluh tahunan yang merantau dari Medan. Walaupun sudah beberapa kali ditegur Lisa, pacarnya yang masih kelas dua SMA, dia tidak berhenti melakukan telepon iseng. Kebanyakan isi telepon iseng itu adalah kabar bohong. Beberapa kali isinya adalah suatu ancaman, tindakan yang dilakukannya kalau mendengar suatu ketidakadilan, seperti saat temannya, Burhan, dan beberapa orang lain dipecat sewenang-wenang oleh majikannya dan saat sebuah rumah sakit menolak melayani orang yang tidak mampu bayar. Hobinya itu bermula ketika dia sedang bokek-bokeknya dan dalam keadaan tidak menentu. Dia sembarang saja menelepon entah siapa. Tapi, curhat orang di seberang sana yang tanpa diduga menyenangkan hatinya.

Sebagai seorang perantau, dia banyak merenungi rantaunya, suatu hal yang banyak diungkapkannya pada Ramli, teman sekampung yang berniat merantau. Jakarta adalah tempat keras yang tidak punya rasa kasihan. Dalam persaingannya dengan banyak orang lain, seseorang tidak jarang mesti merangkap pekerjaan. Seringkali kemenangan seseorang yang sebenarnya berkecukupan berarti kekalahan telak bagi orang yang sudah melarat. Ditambah lagi, kemonotonan sehari-hari. Keadaan semacam inilah yang membuatnya sempat berpikir untuk pulang kampung saja, suatu hal yang ditentang Simangunsong, teman sekampungnya yang lain, karena pulang kampung sebelum sukses benar berarti memalukan diri sendiri.

Meskipun merasa senang dengan telepon-telepon iseng itu, di sisi lain, sesekali Daud merasa bersalah dengan tindakannya, khususnya yang berisi ancaman atau isapan jempol yang meresahkan. Kekhawatiran dan rasa senang itu silih berganti. Tapi, kemudian justru kekhawatiran itu mengalahkannya. Hantaman pertama adalah Lisa mengancam akan memutuskannya kalau dia tidak segera menghentikan hobinya itu. Hantaman kedua adalah pengakuan Ibu Suroso, seorang perempuan yang secara tersirat ditaksirnya, tentang telepon-telepon iseng soal anaknya yang makin lama makin meresahkan dan mengganggu ketentraman keluarganya sampai-sampai mereka harus memanggil polisi. Kejadian ini sempat membuatnya berniat untuk mengaku pada polisi dan membantu mereka mengusut kasus Ibu Suroso. Berdekatan dengan itu, dalam suatu telepon iseng, dia merasa harga dirinya sebagai penelepon iseng ulung dilecehkan oleh lawan bicaranya yang mengiyakan saja semua kebohongannya seakan lawan bicaranya itu sadar sedang berhadapan dengan seorang penelepon iseng. Rasa bersalah itu mencapai titik tertingginya saat dia berhalusinasi bahwa seorang majikan yang pernah dia ancam mengetahui tindakannya dan melaporkannya ke polisi.

Telepon iseng adalah suatu mekanisme pertahan diri Daud atas segala tekanan yang dirasakannya selama merantau. Dia sebenarnya merasa tidak berharga dan tidak berdaya dalam rimba itu. Tapi, dia tidak bisa mengekspresikannya secara leluasa dalam keadaan sehari-hari. Semua perasaan itu hanya bisa ditumpahkannya saat dia menulis surat yang dikirimkan maupun tidak dikirimkan. Itu pun dalam wujud yang tersirat karena perasaan itu diproyeksikannya pada orang atau benda lain. Barulah dalam posisi sebagai pendengar curhat orang-orang yang diteleponnya secara iseng itulah dia merasa berdaya dan berharga. Dia merasa diperlukan dan pada gilirannya rasa penting itu membuatnya merasa punya kekuatan untuk membantu mereka dan kemudian orang-orang yang ada dalam posisi tidak berdaya dan tidak berharga. Makanya, kemudian dia bisa berani mengancam majikan yang secara semena-mena mem-PHK temannya dan rumah sakit yang tidak mau melayani orang yang tidak bisa bayar. Dia bahkan sempat berkhayal memiliki suatu lembaga konsultan bagi pelbagai masalah, suatu khayalan yang sangat dinikmatinya. Secara tidak sadar dia merasa dengan menolong mereka dia menolong dirinya sendiri, padahal tindakannya untuk membantu mereka justru lebih sering terlalu kelewatan.

Telepon adalah suatu kisah psikologis tentang dampak pola hidup kota besar yang meremukkan hati dan menyebatangkarakan, dan reaksi tidak lazim yang sengaja ditunjukkan untuk memberikan penekanan atasnya.


Ketersediaan
P0000319F813 SIR tPerpustakaan (A02)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 SIR t
Penerbit
Jakarta : Balai Pustaka., 1992
Deskripsi Fisik
96 hlm.; 21 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9794073954
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 2, 1992
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Sori Siregar
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN SMA XAVERIUS PRINGSEWU
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu adalah perpustakaan sekolah yang berdiri pada tahun 1980. Dalam perkembangannya Perpustakaan SMA Xaverius Pringsewu terus berbenah, dengan menerapkan SLiMS untuk mendukung proses belajar mengajar di SMA Xaverius Pringsewu. SliMS (Senayan Library Management System) adalah sistem automasi perpustakaan sumber terbuka/ open source berbasis web. SliMS memiliki banyak fitur yang akan membantu pustakawan dan pemustaka dalam melakukan kegiatan perpustakaan dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik